Legal Drafting

Dari percakapan menjadi draf yang berdiri di atas dasar hukum.

Minta dokumennya di percakapan, drafnya lahir di sana.

Cara kerjanya

  1. Minta di percakapan

    Nyalakan mode Drafting atau minta dokumennya langsung di chat.

  2. Data penting ditanya dulu

    Bila ada data yang menentukan isi, asisten bertanya sebelum menulis, bukan menebak.

  3. Naskah tampil di chat

    Draf tampil di chat dengan dasar hukumnya. Revisi, lalu unduh DOCX atau PDF.

Yang membedakannya

  1. Tanpa pindah layar

    Diskusi dan penyusunan di percakapan yang sama, konteks tak perlu diulang.

  2. Dasar hukum ikut ditulis

    Pasal yang dirujuk diperiksa ke Pustaka Jaga, jadi sitasi tidak perlu dirapikan belakangan.

  3. Siap dipakai di kantor

    Setiap versi tersimpan, dan hasil akhirnya diunduh sebagai DOCX atau PDF.

Satu korpus, banyak cara memakainya.

Tanya, susun draf dan pendapat hukum, atau telusuri pustakanya. Semuanya membaca peraturan yang sama.